Kali ini saya akan menjelaskan tentang kegiatan yang saya ikuti di kampus institut teknologi bandung yaitu diskusi nasional mengenai Inovasi cerdas dan perancangan ibu kota negara yang di laksanakan pada hari selasa, 27 agustus 2019 yang bertempat di aula barat kampus institut teknologi bandung. Dengan moderator Dr. Eng. Puspita Dirgahayani dan pembicara di antaranya:
- Prof. Bambang Permadi Soemantri Brojonegoro
- Prof. Mochamad Suhono Harso Supangkat
- Prof. Haryo Winarso
- Muhammad Jaenal Fatah
- Ibrahim Arief
Bapak bambang selaku mentri menyarankan kita harus menjadi smart city untuk membangun ibu kota yang baru, bagaimana cara nya agar kita dapat mengelola kalimantan dengan baik.
Ibu kota memang pindah tapi bukan berarti kita harus merubah kalimantan seperti jakarta. Jakarta akan tetap menjadi kota metropolitan, yaitu diantaranya jabodetabek dan bandung.
Ada juga materi dari perwakilan PUPR mereka sudah mempersiapkan uber desain untuk ibu kota baru. Bapak Jaelani berkata " Kementrian PUPR sedang membuka masukan untuk menyelesaikan kriteria untuk uber desain ".
Ada juga materi dari bapak prof. Haryo Winarso yaitu konsep tata ruang kota yang dinamis, flexible dan agibility. Target beliau ibu kota negara baru akan sempurna pada tahun 2038.
Tidak hanya pemateri di atas ada juga dari pihak buka lapak yaitu ibrahim arief yang menjelaskan pembangunan dan perkembangan AI buka lapak.
Sekian dari saya mohon maaf jika kurang jelas
Waaslamualaikum Wr. Wb 😇















Tidak ada komentar:
Posting Komentar